Agen Iran Menyusup ke Unjuk Rasa Professional-Palestina



Washington DC

Intelijen Amerika Serikat (AS) menyatakan bahwa agen-agen pemerintah Iran menyusup ke dalam aksi pro-Palestina yang marak di berbagai wilayah AS beberapa waktu terakhir. Para agen Teheran itu juga diduga menargetkan warga AS dengan memberikan dukungan keuangan pada waktu-waktu tertentu.

Seperti dilansir Al Arabiya, Rabu (10/7/2024), informasi itu diungkapkan oleh Direktur Intelijen Nasional AS (DNI) Avril Haines dalam pernyataan terbarunya pada Selasa (9/7) waktu setempat.

“Dalam beberapa pekan terakhir, para aktor pemerintah Iran berusaha untuk secara oportunistik mengambil keuntungan dari aksi protes yang sedang berlangsung terkait perang di Gaza, dengan menggunakan pedoman yang telah kita lihat digunakan oleh aktor-aktor lainnya selama bertahun-tahun,” sebut Haines.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kami telah mengamati aktor-aktor terkait pemerintah Iran ini menyamar sebagai aktivis on-line, berupaya mendorong aksi protes, dan bahkan memberikan dukungan finansial kepada para demonstran,” ungkapnya.

Unjuk rasa yang meluas digelar di berbagai wilayah AS, terutama di kampus-kampus ternama, sejak perang berkecamuk antara Israel dan kelompok Hamas di Jalur Gaza pada Oktober tahun lalu.

Para pejabat AS, termasuk Presiden Joe Biden, menuduh Israel melakukan pengeboman membabi-buta terhadap bangunan dan space yang ditinggali warga sipil Gaza. Sedikitnya 38.000 warga Palestina tewas akibat serangan Israel, namun tidak diketahui berapa banyak dari mereka yang merupakan anggota Hamas.

Kebanyakan unjuk rasa di wilayah AS menyerukan diakhirinya dukungan militer AS terhadap Israel, dan menuntut perguruan tinggi maupun universitas setempat untuk melakukan divestasi dari entitas yang berkaitan dengan Tel Aviv.

Simak berita selengkapnya di halaman berikutnya.



Source link

By oli665

Rekomendasi untuk anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *