AHY Sebut 114 Juta Bidang Tanah Telah Terdaftar di BPN

By oli665 Jul 8, 2024 #bpn #ptsl #sertifikat tanah




Jakarta

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mencatat saat ini telah lebih dari 114 juta bidang tanah telah terdaftar hingga bulan Juni 2024. Ditargetkan pada tahun 2025 ini pendaftaran bidang tanah bisa tembus hingga 120 juta tanah.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY mengatakan, Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) telah berjalan dengan baik. Ia optimistis, goal 120 juta tanah bisa tercapai di 2024.

“Program PTSL juga baik. Goal kita di akhir tahun ini 120 juta bidang tanah terdaftar dan hari ini sudah bisa dikatakan 114 juta sekian, menuju 115 juta bidang tanah yang akan terdaftar. Artinya kita perlu terus mengejar,” kata AHY, ditemui di Jakarta Conference Heart (JCC) Senayan, Jakarta Pusat, Senin (8/7/2024).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Begitu pula dengan sertifikat tanah elektronik, AHY mengatakan bahwa jumlah tanah yang terdaftar terus bertambah dari waktu ke waktu. Namun demikian, ia belum dapat merincikan berapa keseluruhan tanah yang tersertifikasi elektronik.

AHY menegaskan, program PTSL hingga sertifikasi elektronik sangat penting dalam menjamin kepastian hukum bagi masyarakat di Tanah Air demi menghindari konflik-konflik pertanahan hingga mafia tanah. Selain itu, sertifikat juga bermanfaat secara ekonomi karena memiliki nilai tambah yang bisa dimanfaatkan.

“Sertifikat tadi tentunya punya nilai tambah ekonomi. Ini yang bisa kita hadirkan karena keadilan kesejahteraan dan kepastian hukum ini erat hubungannya. Kami ingin masyarakat bukan hanya lebih tenang hidupnya karena punya sertifikat, sehingga tidak mudah digusur, diserobot tanahnya oleh siapapun, termasuk mafia tanah, tapi juga sertifikat itu bisa dijaminkan untuk modal usaha,” jelasnya

AHY menambahkan, sejak tahun 2017 silam hingga saat ini program PTSL dan sertifikasi tanah telah mampu mendatangkan nilai ekonomi hingga Rp 6.600 triliun. Nilai tambah ekonomi ini harapannya bisa terus berputar sehingga menghadirkan manfaat besar bagi masyarakat.

“Jadi ini yang saya harapkan bisa terus bergulir karena dengan demikian akan sangat membantu negara, termasuk juga kita berharap jika pengelolaan tata ruang, kepastian hukum atas tanah ini juga bisa kita lakukan,” ujar AHY.

“Bukan hanya masyarakat, tapi para investor bisa datang dan punya keyakinan bahwa kalau menanam modal Indonesia itu jelas standing tanahnya, jelas, prosedur untuk mengurus izin dan lain sebagainya. Ini yang harus kita kembangkan karena kita butuh sekali investasi untuk melanjutkan pembangunan, baik infrastruktur maupun sektor lain,” pungkasnya.

(shc/rrd)



Source link

By oli665

Rekomendasi untuk anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *