Atlet Panahan Dimotivasi 2 Srikandi, Perpani Targetkan Medali Perak




Jakarta

Sebanyak empat atlet panahan mewakili Indonesia di Olimpiade 2024. PB Perpani memotivasi atlet dengan Dua Srikandi demi misi meraih satu medali perak.

Empat atlet panahan itu adalah Arif Dwi Pangestu, Diananda Choirunisa, Rezza Oktavia, dan Syifa Nurafifah. Mereka akan terjun di nomor tim recurve putri, perorangan recurve putri, perorangan recurve putra, dan combine staff.

Prestasi terakhir yang diraih panahan Indonesia terjadi di Olimpiade 1988 di Korea Selatan lewat Lilies Handayani, Nurfitriyana Saiman, dan Kusuma Wardhani atau yang biasa disebut Tiga Srikandi. Kini menjadi Dua Srikandi setelah meninggalnya Kusuma Wardhani pada 12 November 2023.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perpani menegaskan para atlet sudah siap bertanding sebagaimana diungkapkan salam sesi pelepasan dan doa bersama jelang Olimpiade di Kantor Perpani, GBK Enviornment, Rabu (10/7/2024).

Rencananya tim akan berangkat ke Paris, Prancis, pada 14 Juli. Setibanya di sana tim akan berlatih di luar Kota Paris agar bisa beradaptasi dengan keadaan di sana.

“Dua Srikandi Tahun 88 akan hadir di sana untuk memberi dukungan. Mohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia untuk bisa mengibarkan merah putih dan menyanyikan Indonesia Raya,” kata Ketua PB Perpani Arsjad Rasjid.

“Kalau Mbak Lilies menjabat pelatih kepala, sementara Mbak Yana (Nurfitriyana) mendampingi di luar. Pengalaman mereka dalam suatu ajang tidak hanya terbatas dari teknis tapi non-teknis. Harapannya Mbak Yana bisa memberi kisi-kisi dalam menghadapi hal yang bersifat non-teknis tersebut,” ujarnya menambahkan.

Adapun persiapan sudah berlangsung beberapa bulan terakhir sejak tahun lalu. Persiapan di luar negeri dilakukan secara seksama sebagai bagian jangka panjang ke Olimpiade Paris 2024.

Persiapan itu dilakukan demi misi meraih satu medali perak. Perpani ingin prestasi Tiga Srikandi pada 1988 bisa terulang.

“Seperti yang tadi disampaikan, goal kami menyamai prestasi di Tahun 1988 oleh Tiga Srikandi. Di Olimpiade sebelumnya di Tokyo itu empat (atlet) juga yang berangkat di empat nomor. Jadi kami tidak mengalami penurunan prestasi,” ucap Manajer Panahan Indonesia Azis Armand.

“Sebenarnya kalau di Panahan itu negara mana yang berat saya tidak bisa jawab. Karena di Panahan semua mungkin semua negara bisa dan potensial. Jadi saya yakin Indonesia memiliki potensi yang sama,” tutur Diananda Choirunisa.

(mro/bay)



Source link

By oli665

Rekomendasi untuk anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *