Respons Pihak Fuji Soal Penangkapan Eks Manajer Terkait Dugaan Penggelapan Rp 1,3 M

By oli665 Jul 5, 2024 #fuji #sandy arifin





Jakarta

Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat telah menangkap dan menjadikan tersangka eks manajer Fuji, Batara, atas dugaan penggelapan senilai Rp 1,3 miliar. Mendengar hal tersebut, Sandy Arifin selaku kuasa hukum Fuji merasa lega, karena polisi telah bergerak cepat dan responsif atas kasus ini.

“Kami mengapresiasi kinerja Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat, karena telah bergerak dengan cepat dan responsif dalam menangani kasus ini,” kata Sandy Arifin kepada detikcom, Jumat (5/7/2024).

Rencananya, dalam waktu dekat Fuji dan Sandy Arifin akan mendatangi Polres Metro Jakarta Barat untuk mendapatkan information yang lebih element dari penyidik setelah Batara ditahan.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Dalam waktu dekat, saya dan Fuji akan datang ke Polres Metro Jakarta Barat untuk mengetahui lebih element atas kasus yang kita laporkan,” tutur Sandy Arifin.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Andri Kurniawan mengungkapkan kalau Batara telah menggelapkan hasil jerih payah Fuji senilai Rp 1,3 miliar.

“Tersangka Batara Ageng membenarkan bahwa overall uang nominal Rp 1.312.997.100 pembayaran dari emblem dan atau agensi dari 21 pekerjaan yang dilakukan oleh saudari Fujianti Utami Putri,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Andri Kurniawan, Jumat (5/7/2024).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Batara menggunakan uang tersebut atas keperluan pribadinya.

“Tersangka menjelaskan uang sejumlah Rp 1.312.997.100 saat ini sudah tidak ada dan sudah habis digunakan untuk keperluan pribadinya dan keperluan leisure selama dia masih menjadi manajer korban,” tuturnya.

Proses penyidikan pun berlanjut hingga akhirnya pihak kepolisian menetapkan Batara sebagai tersangka. Akhirnya, Sabtu (29/6) polisi resmi menahan Batara terkait kasus tersebut.

“Benar, kita telah menahan Saudara BA. Setelah kita melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, kita lakukan penahanan,” pungkasnya.

(ahs/mau)



Source link

By oli665

Rekomendasi untuk anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *