Superlek Masih Berjaya di ONE Championship




Jakarta

Prajanchai PK Saenchai serta Superlek Kiatmoo9 masih berjaya di ONE Championship. Mereka digdaya di ONE Friday Fights 68!

Dihelat dari Lumpinee Boxing Stadium di Bangkok pada Jumat malam (28/6/2024), sang Juara Dunia Muay Thai kelas jerami sukses menyabet sabuk kickboxing setelah mengungguli Jonathan Di Bella lewat perang lima ronde di laga utama. Lewat teknik Muay Thai yang dikombinasikan dengan serangan secepat kilat, Prajanchai sukses mencuri poin demi poin dari Di Bella. Adapun klimaks pertarungan terjadi di ronde empat ketika keduanya saling serang secara agresif.

Di ronde kejuaraan, Prajanchai pun kembali bermain cerdik dengan memanfaatkan lutut yang merusak pace Di Bella. Pada akhirnya laga pun usai di tangan ketiga juri, yang memberi kemenangan mutlak untuk sang bintang Thailand.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prajanchai pun resmi bergabung dalam jajaran atlet elite yang telah merajai dua olahraga sekaligus di ONE Championship. Ia pun berencana untuk mepertahankan kedua sabuk itu selama mungkin.

Di laga pendukung utama, Superlek Kiatmoo9 kembali menunjukkan kelasnya dengan mendominasi Kongthoranee Sor Sommai dalam perang Muay Thai kelas terbang tiga ronde.

Di ronde awal, kedua bintang Thailand lebih dulu menguji kemampuan lawan masing-masing lewat pertukaran tendangan. Adapun Superlek dapat memasukkan beberapa serangan untuk mencetak poin.

Di ronde kedua, baik Superlek maupun Kongthoranee mulai meningkatkan agresivitas. Sebuah drama juga terjadi, di mana sang Juara Dunia kickboxing sempat tak sengaja menendang space essential lawannya.

Adapun laga kian sengit di ronde ketiga, di mana kedua bintang Thailand meningkatkan serangannya. Adapun Superlek tampil lebih ganas hingga beberapa kali menyudutkan Kongthoranee.

Hanya seperti di laga utama, duel panas Muay Thai di kelas terbang ini juga usai di tangan ketiga juri. “The Kicking Gadget” pun meraih kemenangan mutlak lewat aksi dominan.

Kemenangan besar juga diraih oleh Kiamran Nabati, yang kembali menaklukkan Suablack Tor Pran49 secara KO di ronde pertama. Ia pun hanya butuh kurang dari dua menit untuk meraih kemenangan. Di menit awal, baik Nabati serta Suablack lebih dulu mengamati permainan. Namun, sang petarung Rusia segera memulai serangan yang membuat lawannya mundur sesaat.

Menghadapi rival lamanya, Suablack bermain aman dan lebih banyak bertahan. Hanya ibarat kilat, Nabati segera memasukkan hook kiri usai melancarkan tendangan yang masuk sempurna dan menjatuhkan sang bintang Thailand.

Atas raihan spektakuler itu, Nabati pun jadi yang berikutnya untuk meraih kontrak enam digit ONE Championship atau setara dengan satu miliar rupiah lebih. Ia juga memperpanjang raihan kemenangannya jadi tiga beruntun.

Terakhir, ONE Friday Fights 68 juga dimeriahkan dengan kembalinya Petchtanong Petchfergus yang meraih kemenangan atas Alaverdi Ramazanov pasca menunaikan sanksi indispliner.

Sang mantan penguasa divisi terakhir asal Thailand itu meraih kemenangan TKO atas sang mantan penguasa divisi pertama kelas bantam Muay Thai asal Dagestan tersebut.

Awalnya Ramazanov sempat berjaya dan membuat Petchtanong mati kutu di ronde pertama lewat kombinasi pukulan dari jarak aman. Hanya masuk ronde kedua, giliran sang bintang Thailand unjuk gigi.

Lewat kombinasi pukulan serta strategi cantik, Petchtanong sukses menyudutkan lawannya hingga mati kutu. Ibarat samsak hidup, Ramazanov hanya bisa bertahan hingga membuat wasit turun tangan untuk menghentikan laga di menit 1:59 ronde kedua.

Hasil lengkap ONE Friday Fights 68:

– Prajanchai PK Saenchai mengalahkan Jonathan Di Bella by the use of keputusan mutlak (Kejuaraan Dunia Strawweight Kickboxing)
– Superlek Kiatmoo9 mengalahkan Kongthoranee Sor Sommai by the use of keputusan mutlak (Muay Thai – flyweight)
– Kiamran Nabati mengalahkan Suablack Tor Pran49 by the use of knockout pada menit 1:54 ronde pertama (Muay Thai – bantamweight)
– Petchtanong Petchfergus mengalahkan Alaverdi Ramazanov by the use of TKO pada menit 1:59 ronde kedua (Kickboxing – bantamweight)
– Shadow Singha Mawynn mengalahkan Jimmy Vienot by the use of keputusan mutlak (Muay Thai – featherweight)
– Pakorn PK Saenchai mengalahkan Rafi Bohic by the use of knockout pada menit 2:15 ronde pertama (Muay Thai – bantamweight)
– Tyson Harrison mengalahkan Sibmuen Sitchefboontham by the use of keputusan terbelah (Muay Thai – bantamweight)
– Yodlekpet Or Atchariya mengalahkan Komawut FA Workforce by the use of keputusan mutlak (Muay Thai – catchweight 63,5 kg)
– Suriyanlek Por Yenying mengalahkan Pompetch PK Saenchai by the use of knockout pada menit 2:50 ronde pertama (Muay Thai – catchweight 59,8 kg)
– Kaito Sakaguchi mengalahkan Lan Shanteng by the use of keputusan mutlak (Kickboxing – catchweight 59,8 kg)
– Kohei Wakabayashi mengalahkan Sanlang Gexi by the use of keputusan terbelah (MMA – strawweight)
– Ryota Hashimoto mengalahkan Yuto Ueno by the use of knockout pada menit 2:05 ronde pertama (Muay Thai – catchweight 64,8 kg).

(aff/pur)



Source link

By oli665

Rekomendasi untuk anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *