Tank Israel Serbu Wilayah di Utara dan Selatan Gaza, 6 Warga Tewas

By oli665 Jun 30, 2024 #gaza #israel #palestina




Jakarta

Pasukan Israel maju lebih jauh ke lingkungan Shejaia di Gaza utara dan juga mendorong lebih jauh ke Rafah barat dan tengah di selatan. Sedikitnya enam warga Palestina tewas dalam serangan darat Israel.

Dilansir Reuters, Minggu (30/6/2024), tank-tank Israel yang kembali ke Shejaia empat hari lalu, menembakkan peluru ke beberapa rumah, menyebabkan banyak keluarga terjebak di dalam.

Militer Israel mengatakan pasukan yang beroperasi di Shejaia selama beberapa hari terakhir telah membunuh beberapa pria bersenjata Palestina, menemukan senjata, dan menyerang infrastruktur militer. Pada hari Sabtu mereka mengumumkan kematian dua tentara Israel di Gaza utara.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sayap bersenjata Hamas dan Jihad Islam yang bersekutu melaporkan pertempuran sengit di Shejaia dan Rafah dan mengatakan pejuang mereka telah menembakkan roket anti-tank dan bom mortir terhadap pasukan Israel yang beroperasi di sana.

Lebih dari delapan bulan setelah perang udara dan darat Israel di Gaza, para militan terus melancarkan serangan terhadap pasukan Israel, beroperasi di wilayah yang menurut tentara Israel telah mereka kuasai beberapa bulan lalu.

Upaya mediator Arab, yang didukung oleh Amerika Serikat, sejauh ini gagal mencapai gencatan senjata. Hamas mengatakan kesepakatan apa pun harus mengakhiri perang dan menyebabkan penarikan penuh Israel dari Gaza. Israel mengatakan mereka hanya akan menerima jeda sementara dalam pertempuran sampai Hamas, yang memerintah Gaza sejak 2007 untuk dilenyapkan.

6 Orang Meninggal Dunia

Di Rafah, dekat perbatasan dengan Mesir, tank-tank Israel bergerak lebih jauh ke beberapa distrik di timur, barat dan pusat kota. Petugas medis mengatakan enam orang tewas dalam serangan Israel terhadap sebuah rumah di Shaboura, di jantung kota tersebut.

Enam jenazah dari keluarga Zurub dipindahkan ke Rumah Sakit Nasser di kota terdekat Khan Younis. Pada hari Minggu, puluhan kerabat memberikan penghormatan di hadapan jenazah, yang dibungkus dengan kain kafan putih, dan kemudian menggendongnya ke kuburan yang telah disiapkan.

Warga mengatakan tentara Israel telah membakar masjid Al-Awda di pusat Rafah, salah satu masjid paling terkenal di kota itu.

Israel mengatakan operasi militernya di Rafah bertujuan untuk membasmi batalyon bersenjata terakhir Hamas.

Militer Israel mengatakan pada hari Minggu bahwa pasukannya melanjutkan operasi “yang ditargetkan dan berbasis intelijen” di Rafah. Operasi militer Israel menewaskan beberapa pria bersenjata dalam berbagai pertemuan dan membongkar terowongan.

(yld/idn)



Source link

By oli665

Rekomendasi untuk anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *