Zheng Si Wei Marah, Mendiang Zhang Zhi Jie Tak Ditangani Tepat Waktu




Jakarta

Atlet ganda campuran Zheng Si Wei mengaku marah dan kecewa atas kejadian meninggalnya Zhang Zhi Jie. Menurutnya, situasi yang terjadi tak tertangani dengan baik.

Seperti diketahui, dunia badminton tengah berduka atas kejadian meninggalnya pemain tunggal putra dari China Zhang Zhi Jie pada Minggu (30/6).

Zhang jatuh pingsan di lapangan saat melakoni pertandingan penyisihan grup melawan Jepang pada malam hari.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sempat mendapat perawatan dari dokter turnamen dan tim medis, Zhang kemudian dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans siaga dalam waktu kurang dari dua menit untuk dilarikan ke rumah sakit.

Namun nyawanya tak tertolong dan menghembuskan napas terakhirnya pada pukul 23.20 waktu setempat kemarin.

Kejadian ini menarik banyak perhatian baik itu pecinta bulutangkis, maupun atlet-atlet dunia. Ganda campuran nomor 1 BWF, Zheng Si Wei salah satunya.

Melalui akun sosial media resminya, juara dunia 2018 itu menyatakan perasaan kecewanya.

“Sangat sulit bagi saya untuk membayangkan bagaimana perasaan keluarga Zhang Zhijie saat mereka menonton siaran langsung pertandingan tersebut,” bunyi unggahan Zheng.

Pasangan Huang Ya Qiong di combine double itu juga menceritakan bahwa mereka berada di tim yang sama dengan Zhang.

“Kami berasal dari tim yang sama, tim ZheJiang. Saya tidak tahu banyak tentang dia, tetapi dari wawancara yang pernah dilakukan sebelum pertandingan, dia sangat bersemangat, termotivasi, dan kuat,” tutur peraih medali perak Olimpiade Tokyo 2020 tersebut.

“Kecelakaan terjadi setiap hari. Terkait hal itu, yang bisa kita lakukan adalah menanganinya dengan benar dan segera. Yang membuat saya marah adalah karena situasi tersebut tidak ditangani dengan baik dan tepat waktu.”

“Saya tidak berada di tempat kejadian dan komentar saya mungkin sedikit bias, tapi saya tetap berharap insiden ini dapat menarik perhatian BAC, BWF dan bahkan seluruh masyarakat. Bagaimanapun juga, nyawa adalah yang terpenting,” harap Zheng.

(mcy/aff)



Source link

By oli665

Rekomendasi untuk anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *